Kamis, 16 Juli 2020

MTS KUBANGPARI TAHUN AJARAN 2020/2021

Hari pertama  masuk sekolah di MTs.Kubangpari,dilakasankan Upacara bendera sebagimana biasa ,senin tanggal 13 juli 2020 ,sesuai  amanat  Pemerintah melalui Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan  ,namun tidak setiap sekolah dapat melakukan KBM dengan tatap muka  secara normal,









Senin, 15 Juni 2020

SUASANA KEGIATAN UPLOAD NILAI PAT 2020

Di tengah pandemi Virus Corona, MTs.Kubangpari  tetap berkomitmen untuk melaksanakan proses belajar mengajar.secara Daring  

Begitu juga proses Penilaian Akhir Tahunan (PAT) bagi peserta didik, tetap dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.daring ,bagi yang siswa dengan keterfbatasan perangkat digital di berikan solusi ,untuk mengambil blangko soal dari guru mapel masing masing .
Dalam situasi kegiatan pengunggahan /upload nilai PAT para dewan guru,sibuk untuk untuk belajar bersama dengan operator diruang kegiatan belajar bersama.
Alhamdulillah kita bisa belajar bersama 

Kegiatan rutin bagi para guru demi anak didiknya

Jumat, 13 Maret 2020

OPSIH MENJELANG UAMBN-BK DI MTS KUBANGPARI

Pembina osis ,ibu Heni Fardani S.Pd. melaksanan bersama pengurus osis MTs Kubangpari ,sebagai bagian tanggung jawab dari tugas tambahan ,ingin menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat ,sehingga dapat memberikan semangat untuk belajar, kegiatan OPSIH (operasi bersih ) di pokuskan kepada tempat ibadah dan lingkungan halaman sekolah yang kumuh dan kotor yang perlu di bersihkan,salah satunya agenda  Osis MTs.Kubangpari  membersihkan Halaman  Madrasah 
Di sampibg giat opsih  sambil memberikan dan arahan kepada  peserta didik untuk berperan aktif menjaga K7,demi ciptakan Lingkungan madrasah  yang aman ,yaman dan damai.











Kamis, 12 Maret 2020

Rabu, 11 Desember 2019

PENILAIAN AHIR SEMESTER GANJIL 2019

Hari senin tanggal 09 Desember 2019 merupakan awal pelaksanaan Kegiatan Penilain Ahir semester ganjil 2019  di MTs.Kubangpari,dalam pengarahannya kepala Madrasah Drs.H.Syahron Mulud menyampaikan pesan moral,dalam menghadipi ujian semester ganjil ,banyak banyaklah berdoa daan berusaha semaksimal mungkin.peserta didik dimohon selalu mendekatkan diri kepada ALLOH  SWT ,Sholat Istiharoh,sehingga dalam memilih jawaban dalam soal senantiasa mendapatkan bimbingan dari pada- Nya.juga harus didiplin waktu masuk dan keluar kelas sesuai dengan Tatib Ujian .dan ditekankan dalam menghadapi  lembar soal  banyak banyaklah berfikir, .





Rabu, 27 November 2019

STUDY TOUR JOGYAKARTA MTs.KUBANGPARI 2019

Monumen Borobudur untuk Berpouse Bersama
Borobudur (bahasa Jawaꦕꦤ꧀ꦝꦶ​ꦧꦫꦧꦸꦝꦸꦂtranslit. Candhi Barabudhur) adalah sebuah candi Buddha yang terletak di BorobudurMagelangJawa TengahIndonesia. Candi ini terletak kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia[1][2], sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia[3].



Masuk Pertama di Gapura /pendopo arah Pembagian Touris International Dan Domestik
Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha[4]. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia[3]. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Baru tiba di Halaman Parkir  Borobudur
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[5] Para peziarah masuk melalui sisi timur dan memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya para peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Selepas disibukan  dg Permabukan dalam Bus,, saatnya ,Refres Segar Udaranya
inilah situs purbakala yang dilindungi
Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[6] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran (perbaikan kembali). Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun waktu 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[3]
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.






Touris Domestik bersama Guaide MTs Kubangpari

Pembina yang direpotkan "Anak yang mabuk dalam perjalanan
semoga jadi amal soleh 

Anak anak makan bersama

BU ini anaku ,kata alumni tahun 1988 an , eenaak masakanya,"Pinter " 

Kepedulian Alumni kepada adik adik di MTs.Kubangpari

Alumni MTs.Kubangpari yang berhasil dalam Kuliner "eeenak"

Saatnya makan bersama,di halaman Gembira Loka Zoo

Ahmad Jawawi,SHI,sedang berorasi 



Komite dan Yayasan ikut mendampingi putra putrinya